Shop Mobile More Submit  Join Login

Similar Deviations
Dari sekian faktor penyebab kerusakan alam, pemerintah adalah salah satu biangkeroknya. Kegilaan perusahaan nasional atau multinasiona dalam pesta kotor ini tentu tidak bisa dilepaskan dari kegagalan dan ketidakbecusan serta ketidakpedulian pemerintah pada komitmen dalam menjaga kelestarian alam.
Pemerintah membuat regulasi lembek yang memungkinkan monster - monster besi berkeliaran di hutan kalimantan, mereka juga yang memanjakan para produsen asap beracun yang membayangi udara. Pemerintah berkomplot dengan tentakel - tentakel gurita perusahaan drakula.

Mungkin kamu meragukan itu, tapi setidaknya itu bisa menjawab kenapa hutan kita semakin menggundul, harimau Sumatera kini mengungsi untuk tinggal di balik kaca museum yang tak terawat, udara desa yang semakin hari semakin panas dan lengket dan pemerintah seperti biasa....malu - malu untuk bertanggung jawab dan malah berkotbah kita harus mengirit konsumsi beras pada musim ini, yang begitu terasa sangat tragisnya dinegara AGRARIS seperti Indonesia


protect and save earth from government.
:peace:
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

“lebih percaya tahayul daripada parpol ataupun negara”

kata teman saya [link]

Saya kira orang – orang partai itu cuma segerombolan orang berseragam yang disetiap musim pembagian jatah kursi pasti akan selalu hadir menggerayangi setiap kampung- kampung penduduk yang mungkin mereka anggap bodoh, menggandalkan strategi kampanye yang menjijikkan dengan sajian dangdutan yang katanya “khas hiburan rakyat” dengan biduan – biduan dangdut yang lincah plus liar mempertontonkan lemak – lemak ditubuhnya, yang umumnya pasti ditonton oleh anak – anak dan pasti dirusuhi oleh mas – mas yang bau ketek menyengat. Kalo itu pun dirasa belum cukup ampuh maka strategi lainnya adalah memberikan uang langsung kepada masyarakat dengan tak malu – malu dengan jumlah yang tak seberapa tapi berhasil membuat masyarakat tampak menyedihkan seperti budak yang berebutan sisa makanan tuannya di kolong meja.

Mereka menjual merk – merk partai dengan iklan yang sangat bombastis, seperti “pro rakyat, nasionalis, partai agamis, partai yang mempunyai spirit reformasi dan suguhan jualan lainnya. Tapi ketika hari kita berbaris di setiap pagar tinggi gedung pemerintah menuntut mimpi – mimpi yang pernah mereka jual disetiap stiker, poster dan baliho yang besarnya minta ampun, mereka tiba – tiba secara ajaib menghilang dan menghadapkan kita yang hanya beralaskan sendal jepit dengan barisan tentara dan polisi yang kelihatan lapar dan buas. Ongkos – ongkos yang kelewat tak masuk akal tentu akan membuat mereka semakin tidak waras. Dan ketika terpilih membuat kita sebagai patuh pajak hanya gigit jari.

Make Up – Make Up “yang itu – itu juga” pun pasti disapu disetiap wajah pemimpin mereka yang lama kelamaan semakin tebal dan kelihatan semakin belepotan ala badut. Merk Make Upnya “koalisi” atau “oposisi”, dan tau sendirilah… kalo yang koalisi itu partai – partai yang katanya mendukung pemerintah dan tentunya dengan embel-embel mendukung 100%? atau berapa persenlah!, tergantung negonya di belakang. Dan umumnya para pendukung pemerintah ini mempunyai kinerja yang tidak boleh diragukan lagi dalam hal jilat- menjilat sang penguasa partai pemenang pemilu. Pokoknya ngikut…dan diancam sedikit saja pasti takut…

Dan yang “oposisi” sepertinya cuma “oposisi” basa – basi saja, ecek -eceklah…, yang penting eksis sedikit daripada partai – partai baru yang kecil – kecil, yang juga sangat – sangat tidak jelas itu. Dan mereka pada umumnya “barisan sakit hati”, yang disetiap ada kesempatan nonggol di publik berkoar – koar dengan gagahnya sibuk mengoreksi pemerintahan yang sedang berlangsung, padahal dulu atau bila berkuasa, juga gak jelas tingkah lakunya.

Dan sebelum saya terdengar membosankan dan tidak keren seperti penulis – penulis di kolom Analisi di koran KR, saya ingin memfatwakan bahwa Mempercayai parpol itu sungguh tak mungkin! karena seperti kata teman saya yang keren itu: “lebih percaya takhyul dari pada partai”
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

Desain kaos yang kira-kira setahun lalu saya buat untuk saya dan teman Ė teman, tentu saja karena saya pengen punya kaos The SIGIT, tapi tak punya uang untuk membeli kaos officialnya.
dan sialnnya kaosnya sudah raib ditelan teman saya, setelah saya kedapatan memakainya didepan hidungnya.

This is a bootleg t-shirt design i made about one year ago.The SIGIT is an indonesian rock band. I love them very much and donít have much money to buy their official t-shirt. So we produce some and give it for some friends.
And unfortunately i donít have it even one, because my other friend take it from meÖ
okey he love The SIGIT more and more than me...
:horns:
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

Just another artworks for Peter Says Denim
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

:D
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

.
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

pencil, watercolor on paper

he thought he was so scary, but he didn't even scare the funky rabbit..
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

An illustration for
S.C.A.N.D.A.L Studio's
Exclusive & Limited KOC + Jens Lekman gig poster.

SOLD OUT. yay!
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

a work for this this dude
:icondinonino:

!SPR!
one of the most intent punk rock band in my home town medan
i grew up with their crazy ass influences
"money is everything
money is second god!"
[link]
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.

Design for sale...text only sample..can to change with your brand...

if u interest
contact me :D to messange on deviantart
or to inumocca@yahoo.com

thanks
inumocca
Show
Add a Comment:
 
No comments have been added yet.